Call For Papers

Call For Papers

International Conference on Education, Culture and Humanities Selengkapnya »

 

DINAMIKA POLITIK LOKAL DALAM PENERAPAN KEBIJAKAN DESENTRALISASI PENDIDIKAN DI KABUPATEN MANGGARAI

12LOGO LPPM

LPPM STKIP St. Paulus Ruteng. Desentralisasi pendidikan merupakan salah satu bentuk dari adanya kebijakan otonomi daerah sejak bergulirnya orde reformasi. Dengan system desentralisasi, daerah memiliki kewenangan untuk menentukan segala kebijakan yang berhubungan dengan pendidikan, baik dari segi struktur kurikulum, pembiayaan, pengawasan dan sebagainya. Roh dan semangat desentralisasi adalah adanya kewenangan yang luas bagi daerah dalam memanfaatkan potensi yang ada untuk kemajuan suatu daerah. Namun dalam kenyataannya dengan kebijakan desentralisasi belum sampai menyentuh sebagaimana yang ada dalam semangat dan roh otonomi daerah tersebut. Nyatanya kebijakan desentralisasi justru melahirkan penguasa-penguasa daerah yang memiliki kewenangan yang penuh dalam mengelola daerahnya. Inilah yang menjadi permasalahan dan tujuan dari penelitian dengan judul dinamika politik local dalam kebijakan desentralisasi pendidikan di kabupaten Manggarai.
Penelitian merupakan dinamika politik local dalam kebijakan desentralisasi pendidikan di kabupaten Manggarai. Melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) STKIUP St. Paulus Ruteng sekelompok peneliti yang beranggotakan tiga orang yang adalah Yohanes Wendelinus Dasor, M.Si, Vinsensius Sumardi, S.Fil, M.Pd dan Robertus Hudin, M.M. merumuskan penelitian dengan judul Dinamika Politik Lokal Dalam Penerapan Kebijakan Desentralisasi Pendidikan Di Kabupaten Manggaraidan lokasi penelitian dalam hal tersebut adalah Pemerintah daerah, dinas PPO beserta unsur-unsur terkait yang bernaung di bawahnya.
Sejak bulan Desember proses penelitian dimulai dan akan berlanjut hingga akhir April 2016. Peneliti menggunakan metode deskriptif kualitatif dalam penelitian tersebut dan menggunakan metode wawancara serta dokumentasi sebagai teknik pengumpulan data penelitian. Dalam teknik yang digunakan peneliti merupakan instrument kunci.
Sejauh ini, data-data yang dibutuhkan peneliti dalam rangka merampung semua kegiatan tersebut telah mencapai 90 % meski masih beberapa data yang belum dikumpulkan dalam upaya mendukung data-data sebelumnya. Tim peneliti menyampaikan harapan agar penelitian yang dilakukan akan terus berjalan dengan lancer dan selesai tepat pada waktunya.(Tim Peneliti)

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*