Call For Papers

Call For Papers

International Conference on Education, Culture and Humanities Selengkapnya »

 

DOSEN PRODI PENDIDIKAN TEOLOGI LAKUKAN PKM BAGI IBU-IBU DI KOMUNITAS BASIS GEREJANI SANTU EDUARDUS KUMBA

PkM LPPM STKIP Santu Paulus Ruteng

Komunitas basis gerejawi (KBG) merupakan perwujudan nyata dari Gereja dan daya hidup gereja itu sendiri. Di dalamnya, setiap orang Kristen mengalami perkembangan imannya, memperbaharui penghayatannya terhadap persatuannya dengan Kristus serta berperan aktif dalam mengatasi masalah-masalah kehidupannya setiap hari melalui sharing pengalaman, pergumulan dengan Sabda Ilahi dan warta keselamatan.

Komunitas Basis Gerejawi (KBG) St. Eduardus merupakan sebuah persekutuan jemaat teritorial yang ada di wilayah Paroki Santu Mikhael Kumba Keuskupan Ruteng. Komunitas ini merupakan pemekaran dari KBG St. Arnoldus Jansen sejak tahun 2009. Secara geografis, KBG yang terletak di Lingko Gewak, RT 029/014 Kelurahan Tenda (sekarang Kelurahan Poco Mal) Kecamatan Langke Rembong, terdiri atas 35 Kepala Keluarga.

Dari 35 kepala keluarga (KK) yang terdapat di KBG St. Eduardus, 9 KK adalah PNS / Guru / Dosen, 3 KK adalah pedagang kecil (pedagang sayur mayur di Pasar Inpres Ruteng) sedangkan 23 KK adalah petani sederhana. Kelompok ini selalu bertekun dalam doa, terutama pada bulan Maria (Mei dan Oktober) serta pertemuan-pertemuan katekese Prapaskah, bulan kitab suci (September) dan Adventus.

Dari hasil analisis yang dilakukan oleh Dr. Marselus Ruben Payong, M.Pd, dosen Prodi Pendidikan Teologi STKIP Santu Paulus Ruteng bersama warga KBG dalam pertemuan doa rutin bulan Maria (Mei dan Oktober), ditemukan masalah bersama yakni kemiskinan (23 KK adalah petani miskin/sederhana dan 3 KK pedagang kecil di Pasar Inpres dengan penghasilan yang tidak menentu dan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga). Akibat dari masalah ini, perhatian dan peran orang tua terhadap pendidikan anak-anak secara efektif kurang terlaksana dengan baik, entah pendidikan akademik maupun pendidikan iman. Sering pendidikan anak hanya diserahkan ke sekolah karena sebagian besar orang tua bergulat dengan pekerjaan pokok di kebun atau sebagai pedagang di pasar.

Berdasarkan hasil analisis masalah tersebut, dirancang kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) bersama dengan tema utama “MENJADI ORANGTUA EFEKTIF DALAM TERANG KRISTIANI”. Menurut Marselus, penguatan kesadaran akan peran orang tua ini sangat penting karena menjadi factor pengungkit yang dapat mengatasi sejumlah masalah potensial lainnya. Sasaran kegiatan ini adalah para ibu yang dilakukan selama 10 bulan dari bulan Maret – Desember 2018 pada setiap tanggal 11 dalam bulan bersamaan dengan kegiatan arisan ibu-ibu KBG. Kegiatan dikemas dalam bentuk katekese / sharing pengalaman iman.

Tema utama di atas kemudian dirinci ke dalam 10 sub tema yakni: 1) Menjadi Ayah dan Ibu yang Efektif (Luk 6:43-45), 2) Mengembangkan Kecerdasan Emosional Anak (Mat 5:43-48), 3) Mendidik Anak sebagai Konsumen yang Cerdas (Smart Consumers) (Mat 13: 24-30), 4) Mengembangkan Religiositas Anak (Mat 6:5-14), 5) Mengembangkan bakat dan kreativitas anak (Mat 25:14-30), 6) Mendisiplinkan Anak secara Kristiani (Mrk 2: 23-28), 7) Berkomunikasi dengan anak secara efektif (Mat 18:15-20), 8) Mengembangkan Karakter dan Budi Pekerti Anak (Mat 15:1-20), 9) Menghadapi anak remaja (Luk 2: 41-52), 10) Mengembangkan Literasi Keuangan pada anak (Rom 8:1-17).

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*