Call For Papers

Call For Papers

International Conference on Education, Culture and Humanities Selengkapnya »

 

Seminar Bagi Guru-Guru SD; Kerja Sama STKIP Santu Paulus Ruteng Dengan Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai

lppm stkip santu paulus Ruteng

Sabtu, 12 Agustus 2017, Lembaga penelitian dan pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) STKIP Santu Paulus Ruteng mengadakan seminar bagi guru-guru Sekolah Dasar (SD) se-kecematan Langke Rembong. Seminar ini diadakan atas kerja sama STKIP Santu Paulus bersama Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai.
Seminar dengan tema “Pendidikan Anti Kekerasan Dan Anti Radikalisme” bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada guru-guru SD terkait pendidikan anti kekerasan dan anti radikalisme terutama bagi anak-anak. Kegiatan dibuka secara langsung oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Manggarai Bapak Maksimus Gandur, S.Sos. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan bahwa Salah satu hal pendukung untuk meningkatkan kompetensi guru adalah melalui seminar. Beliau juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada STKIP Santu Paulu Ruteng yang telah bekerja sama dengan Dinas Pendidikan, sehingga kegiatan seminar ini dapat terselenggara.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Sekolah STKIP santu Paulus Ruteng, Romo Dr. Yohanes Servatius Boy Lon, MA sekaligus sebagai pembicara pertama dalam seminar dengan topik “Budaya Manggarai Dan Pendidikan Anak; Kritik Dan Transformasi Budaya”. Romo Jhon menjelaskan bahwa pendidikan bagi anak-anak harus terencana dan butuh keseriusan, terutama dalam konteks budaya, karena anak dididik untuk tetap mempertahankan identitas keluarga dan agar anak dapat belajar serta memahami budayanya.
sementara itu, Ibu Dr. Fransiska Widywati, M.Hum sebagai pembicara kedua dengan topik “Pendidikan Anti Kekerasan Dan Anti Radikalisme Dalam Konteks Lokal” menyampaikan bahwa kekerasan dan radikalisme yang terjadi pada era sekarang telah menjadi perhatian semua pihak, oleh karena itu perlu adanya pendidikan atau pengetahuan tentang anti kekerasan dan anti radikalisme. Dalam hal ini, lembaga pendidikan perlu memberikan perhatian khusus untuk mencegah semaraknya kekerasan dan radikalisme khususnya bagi anak-anak. Ibu Fransiska selaku ketua LPPM juga menyampaikan hal penting bahwa sangatlah tidak baik kekerasan dilakukan bagi anak-anak.
Seminar yang berlangsung kurang lebih 2 jam tersebut dipandu oleh Bapak Primus Domino, S.Si. Kerja sama pelaksanaan seminar ini diharapkan dapat juga dilakukan bagi guru-guru tingkat SMP dan SMA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


*